Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi telah melaksanakan survey kepuasan mahasiswa untuk periode Semester Genap 2020. Survey tersebut bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap tiga indikator yang meliputi kinerja mengajar dosen, layanan administrasi akademik, serta sarana dan prasarana pembelajaran. Survey kepuasan mahasiswa tersebut dapat diakses pada laman https://kuisioner.unsil.ac.id/ dan telah diisi oleh mahasiswa aktif di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNSIL. Hasil survey tersebut dapat dilihat pada bagan berikut ini:

Secara umum berdasarkan hasil survey, sebagian besar mahasiswa menunjukkan respon yang positif terhadap ketiga aspek tersebut. Namun demikian, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNSIL melakukan berbagai upaya sebagai tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa. Salah satunya adalah dengan menambah frekuensi penyelenggaraan workshop maupun pelatihan bagi para dosen pengampu mata kuliah, serta mengarahkan para dosen untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat memperkaya atau memperluas pengetahuan pedagogik, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris juga berupaya untuk memaksimalkan media digital, seperti website maupun social media untuk memberikan berbagai informasi akademik agar lebih mudah diakses oleh mahasiswa. Disamping itu, untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berkoordinasi dengan fakultas serta universitas untuk memperbaiki berbagai fasilitas yang dapat mendukung proses pembelajaran, terutama yang berkaitan dengan kenyamanan ruang perkuliahan, kondisi peralatan pendukung kegiatan perkuliahan (komputer, LCD, proyektor, whiteboard, marker pen, dll), dan ketersediaan free Wi-fii bagi mahasiswa. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kinerja Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, agar dapat memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa.
Tampak pada data hasil survei kepuasan mahasiswa sekaitan sarana dan prasarana pembelajaran adalah sebesar 67,43 %. Hal ini berimplikasi pada proses tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh lembaga yang dapat berdampak pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Tindak lanjut yang dilakukan oleh Program Studi Pendiidkan Bahasa Inggris dan UPPS adalah melaui jumlah, jenis, dan kualitas, serta pemanfaatan prasarana dan sarana pendidikan yang dapat diakses dan dipergunakan oleh PS untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran. UPPS melakukan pengadaan media pembelajaran berbasis Virtual Reality dan pelatihan pembelajaran berbasis Virtual Reality kepada dosen. Revitalisasi sarana dan prasarana yang tengah berlangsung membuat sejumlah fasilitas tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung program-program dan juga melakukan pengawasan agar revitalisasi sarana dan prasarana dapat direalisasikan dan mendukung proses penyelenggaraan pendidikan. Selain itu dengan adanya SK perubahan status dari universitas dengan pengelolaan satker ke badan layanan umum, nomor 185 tahun 2024 tentang penetapan Universitas Siliwangi dan sejumlah universitas lainnya, maka secara kelembagaan Universitas Siliwangi menerapkan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan sarana dan prasarana yang terselenggara di Universitas Siliwangi.
Perlu dicermati juga bahwa pelaksanaan kebijakan kepuasan mahasiswa terhadap kinerja mengajar dosen, layanan administrasi akademik, dan prasarana/sarana pembelajara telah memenuhi aspek validitas, dilaksanakan secara konsisten dan terdokumentasi, hasilnya dianalisis, divalidasi oleh GKM, ditindaklanjuti oleh pimpinan. Dalam hal peningkatan kesigapan pengisian survei yang berkelanjutan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris pun melibatkan dosen wali untuk diminta menginformasikan kewajiban pengisian survei pada saat perwalian atau di media komunikasi grup kelas walinya masing-masing (Whatsapp grup) untuk mengisi survei kepuasan. Selain itu, terjalinnya jejaring kerja sama baik ke sesama dosen, tenaga ahli, maupun praktisi pendidikan yang tergabung dalam asosiasi profesi di dalam negeri seperti (TEFLIN, APSPBI, IEEF, dll) maupun luar negeri agar berkenan bergabung dan berkolaborasi dalam kegiatan akademik yang diselenggarakan prodi Pendidikan Bahasa Inggris menjadi hal yang dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. UPPS pun memberikan kesempatan kepada program studi untuk menyesuaikan unsur penguat dalam kompetensi lulusan misalnya dengan adanya panduan microteaching sesuai dengan kekhasan pembelajaran masing-masing prodi. Pada akhirnya mahasiswa dapat diberikan kesempatan untuk menindaklanjuti hasil perbaikan kualitas pembelajaran dari implementasi reflective practice dengan melakukan praktek mengajar secara mandiri diluar jam perkuliahan yang didokumentasikan melalui video.
