Pada Senin, 30 September 2024, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Siliwangi menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama English First (EF) Tasikmalaya. Acara ini menjadi momen penting untuk menjalin kerja sama antara dunia akademik dan Dunia Usaha dan Industri (DUDI) dalam mendukung pelaksanaan Program MBKM Mandiri.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat hubungan antara pendidikan tinggi dan sektor industri, serta memberikan peluang kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lapangan. Dalam diskusi tersebut, muncul berbagai ide inovatif tentang bagaimana mahasiswa bisa berpartisipasi aktif di DUDI, baik melalui program magang maupun proyek kolaboratif yang dapat mendukung pengembangan karier mereka di masa depan.
Selain membahas peran mahasiswa, FGD ini juga mengangkat topik tentang **Dosen Berkegiatan di Luar Kampus** (IKU 3). English First (EF) Tasikmalaya mengundang dosen dari Universitas Siliwangi untuk menjadi narasumber dalam memberikan pelatihan manajemen kelas (classroom management) kepada para pengajar EF. Ini menjadi langkah nyata dalam memperluas pengalaman dosen di luar lingkup akademik dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap pengembangan profesional di dunia industri.
Sebagai mitra industri, EF menyambut baik kolaborasi ini dengan membuka berbagai kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan yang relevan dengan dunia kerja. Diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya mahasiswa memiliki keterampilan praktis yang siap diaplikasikan di dunia industri.
Seiring dengan makin intensifnya kolaborasi ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Siliwangi berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa, serta memperkuat kerja sama antara dunia pendidikan dan industri melalui program MBKM Mandiri. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja yang terus berubah.
